Dalam setiap pembelajaran bahasa, kita pasti membutuhkan pengetahuan akan huruf-huruf abjad yang kelak akan membentuk suatu kata hingga kalimat. Pada dasarnya, apabila kita mengacu pada beberapa bahasa secara keseluruhan yang sering ditemui, kebanyakan bahasa yang kita temui tersebut menggunakan huruf abjad sederhana yaitu A-B-C-D-E-F-G dan sebagainya.Namun, apabila kita mengacu pada beberapa bahasa dalam lingkup yang lebih luas, tentu beberapa bahasa itu memiliki huruf abjad yang tidak sederhana. Adapun beberapa bahasa itu mencakup bahasa Korea, China, Arab, Thailand, Yunani, Jepang, dan yang lain sebagainya.

Sebenarnya fungsi setiap huruf abjad dari setiap bahasa itu sama, yaitu untuk membentuk suatu kata dan kalimat, hanya saja yang berbeda hanyalah bentuk huruf abjadnya. Adapun sejarah dibalik alasan kenapa suatu negara memiliki huruf abjad yang sedemikian rupa pun pasti ada pengaruh di dalamnya.

Namun, Sebelum kalian Belajar Bahasa Jepang Kalian Harus Mempelajari Hiragana Dan Katakana

Untuk bisa mempelajari Bhasa Jepang

Hiragana

Hiragana adalah suatu cara penulisan bahasa Jepang dan mewakili sebutan sukukata. Hiragana digunakan untuk menulis kata-kata asli bahasa Jepang.

Secara umum, hiragana dipakai untuk hal-hal berikut.

  • Menulis akhiran pada suatu kata
  • Menulis kata sifat, kata keterangan, dan kata benda
  • Perkataan yang penulisan kanji tidak diketahui
  • Sebagai teks dalam bahan bacaan anak-anak
  • Furigana, yaitu teks kecil yang tertera di atas kanji, menandakan cara membaca suatu kata.

Katakana

Jika hiragana biasa dipakai untuk menuliskan kosakata bahasa asli, maka katakana dipakai menulis kata-kata serapan dari bahasa asing. Aksara ini juga dipakai dalam penulisan nama negara, tempat asing, dan nama pribadi orang asing.

Katakana pun dipakai menulis onomatope dan kata-kata asli ketika hendak menegaskan sesuatu hal. Istilah teknis dan bersifat ilmiah biasanya memakai aksara ini dalam penulisan, seperti nama spesies hewan dan tumbuhan.

Dari segi penulisan, huruf-huruf katakana tampil lebih ringkas, mempunyai sudut tajam, dan guratan pendek serta lurus. Sekilas, bentuk katakana lebih sederhana dibandingkan hiragana dan kanji.

Ada dua sistem pengurutan katakana yang berlaku, yaitu urutan iroha (berasal dari puisi bahasa Jepang zaman Heian) dan gojūon (lebih umum digunakan). Terdiri dari lima vokal tunggal, 45 konsonan-vokal, dan satu konsonan tunggal, katakana total memiliki 48 karakter.

Nah jadi untuk kaliah yang ingin Belajar Bahasa Jepang bisa memulai dengan langakah awal mempelajari Kiragana dan Katakana.

Selamat Belajar !!!

Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  
  •  
Kiriman serupa
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments